![]() |
| Komunikasi intrapersonal/Pixabay/ |
Rachmat (2008) menyebutkan dalam bukunya bahwa ada empat bentuk komunikasi yang terdiri atas komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok dan komunikasi massa.
Dari segi pengertian, komunikasi intrapersonal adalah komunikasi dengan diri sendiri saat menerima rangsangan dari lingkungan. Sedangkan komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran makna orang-orang yang saling berkomunikasi.
Menurut Joseph A. Devito (1997) komunikasi interpersonal merupakan jenis komunikasi yang paling efektif yang mencakup lima kausalitas umum yang perlu dipertimbangkan dan diawali dari keterbukaan, sikap empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hafied Cangara menjelaskan bahwa komunikasi intrapersonal adalah proses komunikasi yang terjadi di dalam diri individu, atau bisa disebut sebagai proses berkomunkasi dengan dirinya sendiri.
Dalam pengambilan keputusan, sering kali seseorang dihadapkan pilihan antara Ya atau Tidak. Hal ini yang membuat adanya pertimbangan yang terjadi pada diri sendiri. Jika ditinjau dari segi keislaman, kekuatan berkomunikasi dalam diri melalui kekuatan akal, hati, roh, nafs yang dirangkul kekuatan fitrah akan bermanfaat dalam membina diri dan lingkungan sekitar. Ini disebutkan dalam surat Asy Syams (91) ayat ke 7 dan 8.
Berdasarkan Suryanto (2015) komunikasi intrapersonal adalah komunikasi dengan menggunakan pikiran atau bahasa yang terjadi dalam diri komunikator. Komunikasi intrapersonal sangat diperlukan sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini disebabkan oleh dalam komunikasi intrapersonal melibatkan empat unsur yaitu sensasi, persepsi, memori, dan berpikir. Pastinya komunikasi intrapersonal sangat berhubungan dengan komunikasi interpersonal karena hal itu sangat mempengaruhi terjadinya proses komunikasi yang efektif dan terarah.
Persiapan komunikasi intrapersonal yang baik akan menciptakan feedback yang baik dalam proses komunikasi intrapersonal. Ini akan menentukan cara seseorang dalam menyampaikan pesan, perasaan, informasi, dan ide dengan baik secara verbal atau nonverbal. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa relasi antara komunikasi intrapersonal dan interpersonal sangat erat dan saling mempengaruhi.
Contoh relasi antara kedua teori:
Komunikasi Interpersonal dan Intrapersonal dalam organisasi mempunyai banyak manfaat untuk menciptakan keefektifan. Keduanya saling melengkapi di mana komunika
si interpersonal mempunyai fungsi sebagai cara untuk menyampaikan informasi melalui komunikasi aktif, gestur tubuh, dan ekspresi jiwa.
Selain itu, komunikasi interpersonal dapat merespon pesan yang disampaikan dengan cepat dan tanggap. Sedangkan komunikasi intrapersonal berfungsi untuk memberikan pemahaman diri tentang perasaan terhadap lingkungannya dengan cara bertanya kepada diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan seseorang dapat efektif dalam kemasyarakatan.
Contoh lainnya yang sangat mudah kita temukan dalam kehidupan kita adalah ketika kita ingin menjalin komunikasi dengan orang yang benar-benar kita sayangi. Pastinya kita akan memikirkan terlebih dahulu topik apa yang akan dibicarakan, cara penyampaian kata-kata yang tidak membuat risih, dan persiapan lainnya yang ada dalam diri kita. Dengan adanya persiapan intrapersonal tersebut akan memudahkan kita dalam menjalin komunikasi dengan orang lain sehingga tercipta kesepahaman bersama.
Referensi:
Irawati,
Aulia, and Lucy Pujasari Supratman. “Komunikasi Intrapersonal Remaja Bertubuh
Gemuk Dalam Unggahan Media Sosial Instagram.” eProceedings of Management
6, no. 2 (August 1, 2019). Accessed March 29, 2022.
https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/10526.
Patriana,
Eva. “KOMUNIKASI INTERPERSONAL YANG BERLANGSUNG ANTARA PEMBIMBING
KEMASYARAKATAN DAN KELUARGA ANAK PELAKU PIDANA DI BAPAS SURAKARTA.” Journal
of Rural and Development 5, no. 2 (2014). Accessed March 27, 2022.
https://jurnal.uns.ac.id/rural-and-development/article/view/852.
Qudsi,
Rahma, Aulia Sthephani, and Dina Safitri. “Leadership Training Untuk Mengasah
Kemampuan Intrapersonal Dan Interpersonal Dalam Berorganisasi.” Community
Education Engagement Journal 1, no. 1 (September 27, 2019): 52–57.
Rahmiana,
Rahmiana. “KOMUNIKASI INTRAPERSONAL DALAM KOMUNIKASI ISLAM.” Jurnal Peurawi:
Media Kajian Komunikasi Islam 2, no. 1 (August 7, 2019): 77–90.



